Percaya gak, semua yang terjadi di kehidupan ini ada polanya? Gue mungkin termasuk sedikit orang yang seneng memperhatikan pattern di kehidupan kita. And there’s a possibility that you’ll find many of my writings here are based on that theme. Yes, pattern. Pola.

Ok. cerita pattern pertama.

Dulu, head master sekolah monyet pernah cerita tentang penelitian di luar negeri sana. Gue lupa linknya (ada di blog gue dulu yang crash).

Tapi intinya, ada satu titik waktu di grafik kehidupan manusia yang jadi penentu ke depannya itu orang jadi kayak gimana. Kurang lebih kayak gini lah:

Ya, penelitiannya bilang titik itu ada di usia 40.

Kalau¬† sudah ‘jadi orang’ di 40, grafik kehidupannya akan terus menanjak.

Kalau orang itu blangsak pas sampai titik 40, grafik kehidupannya.. ya gitu lah. Kalo gak tetap, ya turun.

Gue gak tertarik mengenai bener atau nggak itu penelitian dan kesahihan model penelitiannya. Tapi kalau gue korelasikan dengan pengamatan gue selama berkarir sejak 2006, grafik itu menemukan pembenarannya sih.

Lihat aja resume para Direktur di perusahaan tempat lo kerja. They achieve something even way before 40.

Dan hasil pengamatan gue, ini gak selalu tentang karir juga sih.

Ada tentang senior yang -maaf- obesitas. Tapi di mid 30, dia belajar olahraga lari. Turun berat badannya, asmanya hilang. Dan sekarang, after 40, ya tetap gitu. Langsing dan sehat.

Jadi titik belok ini, bisa juga tentang kesehatan, investasi, entrepreneurship, dll.

Gue sih yakin, ada sesuatu di titik 40 itu. Kayak semacam titik akumulasi maksimal. Dan setelah titik itu, ya kehidupan mengalir sesuai apa yang lo lakuin sebelum 40.

Maybe that’s why Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pas usia 40.

Dan ungkapan ‘life begins at fourty’ juga kayaknya ga muncul ujug -ujug.

Oya, satu hal yang mungkin bisa lo jadiin insight tambahan.

Pola titik belok ini menurut gue selalu tetap akan ada. Tapi mungkin sekarang angkanya sudah bergeser ke kiri. Entah di umur berapa.

Yang jelas, saat tulisan ini dibuat sudah semakin banyak orang yang jadi CEO, Country Director, Miliuner dan sejenisnya di usia 30-an.

Yes, mungkin lo pernah baca artikel klo¬† we’re living in our own time continuum. Gak perlu banding-bandingin sama timeline kehidupan orang lain. Toh Colonel Sanders jadi jutawan di usia 75.

Tapi gue cuma mau bilang gini, lo ga pernah tahu kan Colonel Sanders udah ngapain aja sampai usia 40 tahun ?

Note mengenai Sekolah Monyet.

Gue googling, udah gak ada lagi sih websitenya. Tapi ini sekolah sih unik. Kayak sekolah entreprenuer gitu.

Muridnya bayar, trus harus ikut gurunya pergi ke suatu daerah yang jauh. Naik kereta.

Pas kereta jalan, semua dikasih air mineral satu botol sama mie instan satu bungkus. Semua HP, uang dikumpulin ke gurunya. Trus sebelum sampe kota tujuan, tuh guru ngeloyor aja turun.

Muridnya ditunggu kehadirannya di Jakarta tiga hari kemudian. Ga mau tau caranya.

Hahaha.. gila!